Sebelum kita melakukan kegiatan dakwah maka akan lebih baiknya jika kita melakukan perencanaan. Dalam hal ini kita akan merencanakan media dakwah yang akan kita gunakan apakah itu berupa media cetak, elektronik atau audio visual. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat perencanaan media dakwah adalah:
1. Berdasarkan data dan informasi yang akurat. Data yang kita dapatkan haruslah data yang valid. Data yang valid dapat berupa dimana kita harus berdakwah; apakah dipedalaman, pedesaan atau di perkotaan. Berapa jumlah mad’u, siapa saja yang akan menghadiri acara tersebut. Hal tersebut haruslah jelas informasinya agar dalam perencanaan media yang kita gunakan tepat sasaran dan efisien.
2. Menggunakan data analisis masa depan.
3. Memberikan gambaran situasi tempat yang akan kita gunakan. Agar dapat mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi dilapangan.
4. Bentuk rincian rencana dapat disusun dalam bentuk:
a. Kebijaksanaaan (policy), yaitu pedoman yang diberi ruang penafsiran dan pertimbangan para pelaksana.
b. Prosedur, sebagai tahapan tindakan yang harus dilakukan para pelaksana dalam rangka mencapai tujuan.
c. Budget, yaitu keuangan baik sebelum, dalam proses dan setelah pelaksanaan dakwah dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman keuangan antar anggota pelaksana kegiatan dakwah.
d. Program, haruslah ditentukan untuk menentukan kegiatan apa saja yang dilakukan serta alat apa saja yang akan dibutuhkan nantinya.
e. Sarana dan prasarana, direncanakan agar hal-hal yang menyangkut pengadaan serta penggunaan media dapat terpenuhi.
Semakin baik perencanaan maka semakin baik pula kegiatan dakwah yang diselenggarakan. Ada hal-hal yang perlu dihindari agar tidak merusak perencanaan yang telah disusun rapih. Yaitu perencanaan yang tidak matang. Sebuah perencanaan harus dilakukan dengan matang betul, baik dari segi keuangan, peralatan maupun akomodasinya. Selain itu intruksi tidak boleh saling tumpang tindih. Intruks yang tidak jelas akan merusak rencana yang telah disusun. Disarankan sebuah intruksi harus memiliki komando utama serta komando perdivisi yang bertanggung jawab. Pelaksana dilapangan haruslah orang-orang yang sudah berpengalaman, hal ini dilakukan agar ketika proses dakwah berjalan tidak mengganggu. Sebuah acara tidak akan lancar tanpa adanya dukungan dari masyarakat sekitar. Oleh karena itu, seorang ketua acara haruslah mengkondisikan hal ini dengan baik dan matang yang didukung oleh personil yang lainnya terutama bagian humas dan pemasaran.
RSS Feed
Twitter





0 komentar:
Posting Komentar